• Jum. Feb 13th, 2026

BBM Langka di Kabupaten Sintang, Bupati Tegur Pihak Pertamina dan Secepatnya cari solusi..

ByTini Widari

Feb 13, 2026

Sintang, Kalimantan Barat,PWMEDIATV.COM

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegur jajaran Pertamina oti kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Sintang yang terjadi 4 hari terakhir dan meminta Pertamina untuk segera melakukan langkah cepat.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Sintang saat menghadiri Rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2026 jelang Hari Besar Keagamaan Nasional di Pendopo Bupati Sintang pada Jumat, 13 Februari 2026. Hadir pada rakor tersebut Rizky Firmansyah Kepala Depot Pertamina Sintang dan Bisma Abdillah dari Pertamina Patra Niaga.

Rizky Firmansyah Kepala Depot Pertamina Sintang menjelaskan  bahwa memang stok pertalite dan pertamax menipis di Depot Pertamina Sintang yang disebabkan oleh kapal tugboat Pertamina yang membawa BBM hanya bisa sampai Sanggau dan tidak bisa sampai Sintang karena pendangkalan air Sungai Kapuas yang disebabkan debit air yang berkurang.

“Sehingga memaksa SPBU yang ada mengambil BBM menggunakan truk tangki ke Pontianak. Kita sudah ajukan membangun supply point di Sanggau tetapi belum bisa, seandainya supply point di Sanggau sudah beroperasi, dalam kondisi kemarau, SPBU bisa ambil BBM di Sanggau, bukan di Pontianak” terang Rizky Firmansyah

Mendengarkan hal tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyesalkan supply point di Sanggau belum dibangun, padahal musim kemarau ini sering terjadi. 

“Dangkalnya sungai Kapuas ini bukan hal baru, sehingga seharusnya pengajuan supply point di Sanggau sudah dilakukan sejak lama. Saya minta Pertamina lebih keras berusaha untuk bisa membangun supply point di Sanggau dan kalau masalah kondisi air Sungai Kapuas, semua sudah tahu dan ini sering terjadi.

 Seharusnya sudah ada langkah antisipasi sejak lama” terang Bupati Sintang

“kelangkaan BBM ini saya berharap tidak terjadi lagi dan Pertamina memilik strategi kalau terjadi curah hujan berkurang yang menyebabkan debit air Sungai Kapuas semakin dangkal.

 Musim seperti ini kan setiap tahun terjadi. Dan tidak tiba tiba, seharusnya kalau melihat curah hujan berkurang, langsung siapkan opsi lain untuk memperlancar distribusi BBM ke Sintang. Ke depan, kalau seminggu tidak ada hujan, langsung siapkan langkah antisipasi. Jangan menunggu kemarau lama baru sibuk.” tegas Bupati Sintang

“sebenarnya, ada elemen masyarakat yang mau demo, tapi saya tahan dulu. Saya bilang jangan dulu karena saya ingin selalu menjaga semuanya, hanya saja, saya kan memiliki keterbatasan mampu untuk menahan orang untuk demo. Saya akan jaga reputasi Bapak-bapak di Pertamina juga” terang Bupati Sintang dengan nada tinggi 

“dengan kelangkaan BBM ini, antrian masyarakat panjang dan sampai 1-2 jam. Proses ekonomi tidak bisa bergerak, kerugiannya sudah berapa. Jadi saya mohon Pertamina, kalau ada barang yang harus disyaratkan kepada kami sebagai pemerintah di Sintang, sampaikan. Kami siap penuhi. Asal BBM lancar” tegas Bupati Sintang

“termasuk persyaratan agar supply point di Sanggau diaktifkan atau dibangun. Saya siap bantu” tutup Bupati Sintang

Tim/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *