• Kam. Apr 30th, 2026

Usut Pekerjaan Taman di Tugu 66 Gulai Bancah Tanpa Plank Rekanan Melenggang Gunakan APBD. 

ByTini Widari

Apr 30, 2026

Bukittinggi,PWMEDIATV.COM

Proyek pembangunan taman di kawasan gerbang Kantor Walikota Bukittinggi tahun anggaran 2026, tepatnya di tugu 66 Tritura. Sayangnya patung kuda yang berbahan rumput tersebut sudah di robohkan.

Proyek pembangunan taman tersebut, saat di lakukan kroscek oleh awak media kelapangan pada tanggal 30 April 2026 sekira pukul 11.30 Wib saat di konfirmasi pekerja lapangan ia lapangan ia mengatakan rekanannya pak Yanto. 

Saat di tanya kepada pekerja, mana plank proyeknya ? Saya tidak tau pak.

Ketua Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARRI) Sumbar Darwinsyah Tanjung SH mengatakan kepada awak media (30/04/26) jika proyek pemerintah yang tidak taat dengan peraturan dan perundang-unganagn maka patut di duga ada indikasi Kongkalikong rekanan dan dan penggunaan anggaran (PA).

Berdasarkan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Permen PU Nomor 29 Tahun /PTR/M/2006 Tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung mengatur penampilan bangunan, termaksud persyaratan pemasangan nama proyek demi keselamatan dan estetika lingkungan ujar Darwinsyah Tanjung.

Pekerjaan proyek taman di lokasi tugu 66 Gulai Bancah Bukittinggi, terindikasi Markup material. Dari beberapa item pekerjaannya yaitu. Dranase galian dan corannya, lantai kramik taman, renovasi beberapa taman lainnya.

Tegas Darwinsyah Tanjung lagi, bahwa kecurangan kontrak nakal ini. Sudah bekerja selama hampir dua bulan tanpa plank proyek, sarangkan pembangunannya bersumber dari APBD Kota Bukittinggi atau uang rakyat.

Kita desak Kajari Bukittinggi dan APH lainnya segera lakukan kroscek materialnya.

Sementara Kadis DLH Bukittinggi Aldiasnur saat di konfirmasi via WhatsAppnya 081372473xxx terkait pekerjaan proyek taman di tugu 66 Gulai Bancah sampai saat belum ada jawaban.

Tim/Red

yr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *