Landak Kalbar,PWMEDIATV.COM
Aktivitas pengisian BBM subsidi secara tidak biasa terpantau di SPBU 66-793-04 yang berada di Jalan Serimbu–Ngabang, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, pada Kamis (9/4/2026) pagi.
Awak media menemukan adanya pengisian BBM subsidi jenis Pertalite ke dalam drum serta jerigen yang dimuat di sebuah mobil pickup. Praktik ini memicu tanda tanya, mengingat penyaluran BBM bersubsidi telah diatur secara ketat dan diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pengisian dilakukan secara langsung ke wadah-wadah berkapasitas besar, bukan ke tangki kendaraan sebagaimana umumnya. Aktivitas tersebut diduga berpotensi melanggar aturan distribusi BBM subsidi yang telah ditetapkan pemerintah.

Menindaklanjuti temuan itu, awak media berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak manajer SPBU berinisial AN melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Padahal, hak jawab dari pihak pengelola sangat diperlukan guna memberikan klarifikasi serta memastikan apakah penyaluran tersebut telah sesuai prosedur. Terlebih, penyaluran BBM subsidi umumnya harus dilengkapi dengan rekomendasi resmi dan tidak diperkenankan dilakukan secara bebas menggunakan jerigen atau drum tanpa dasar yang jelas.
Ketiadaan respons dari pihak manajemen SPBU justru memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam penyaluran BBM subsidi tersebut. Sikap bungkam ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan kepatuhan pihak SPBU terhadap aturan yang berlaku.
Masyarakat pun berharap pihak pengawas dari Pertamina dapat lebih proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap SPBU tersebut. Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan turut berperan aktif untuk memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU terkait temuan tersebut. Publik menanti klarifikasi serta langkah tegas dari instansi berwenang guna memastikan tidak adanya pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi di wilayah tersebut.
Tim/ Red