Kab. Limapuluh Kota,PWMEDIATV.COM
Jalan rigit beton lintas Sumbar – Riau tahun 2021 yang di kerjakan oleh kontraktor masa itu tidak mendapatkan perawatan dan pemeliharaan bahkan hampir dua lebih jalah tersebut mengalami rusak parah, bahkan mereng dan ambles serta retak bagian badan jalan rigit beton tersebut.
Dan bahkan warga setempat menyebutkan sering pengendara jatuh akibat kerusakan jalan yang tersebut, jika tidak berhati-hati melintas jalan yang retak dan ambles di lokasi Tanjung Pauh Kecamatan Rimbo Datar Kab. Limapuluh kota proyek yang di Bawah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar PJN Wilayah 1 pejabat pembuat komitmen (PPK)nya masih orang yang lama Rio Handika.
Front Aliansi Rakyat Anti Korupsi (FARAK) Rinaldo,SH mengatakan kepada wartawan (21/07/26) sampai saat ini belum ada perbaikan, hanya saja tahun ini ada paket lelang dari Kemen PU di timpah kembali perawatannya dengan anggaran 2026 ya kabarnya masih kontraktor yang sama beberapa tahun yang lalu beber Ronaldo.
Dengan dokumen bertanggal yang kita miliki dan berkas proyek pengerjaan rigit beton yang di Tanjung Pauh Rimbo Datar Kab. 50 Kota kita akan desak Kejati Sumbar untuk melakukan penyelidikan dugaan Tipidkornya, mark up materialnya yang tidak sesuai dengan Bestek. Ini pengalaman kita seperti proyek yang di Mentawai kita laporkan ke Kejati Alhamdulillah oknum rekanannya sudah tersangka ujar Ronaldo.
Bukti dokumentasi dan data pendukung lainnya kita akan siapkan, agar penyidik Kejati Sumbar segera melakukan penyelidikan dugaan kecurangan material. Hampir lebih dua tahun jalan rigit beton tersebut ambles dan retak dan membahayakan pengguna jalan.
Tim/Red