• Ming. Sep 6th, 2026

Dugaan Penyaluran Pertalite Tak Tepat Sasaran, SPBU 66.787.002 Semitau Diminta Transparan. 

ByTini Widari

Sep 6, 2026

Kapuas Hulu, Kalbar,PWMEDIATV.COM

Penyaluran BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 66.787.002 Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, mendapat sorotan setelah sejumlah masyarakat menyampaikan keluhan terkait harga, pelayanan, hingga dugaan ketidaksesuaian takaran.

Keluhan tersebut disampaikan masyarakat sekitar pada 6 September 2026. Warga mengaku menemukan harga pembelian Pertalite yang disebut mencapai Rp10.800 per liter.

Menurut warga, kondisi tersebut menjadi persoalan karena masyarakat harus mengantre dalam waktu cukup lama untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

“Kami antre berjam-jam. Kadang-kadang pihak SPBU tidak melayani dan terkesan arogan. Kami merasa masyarakat kecil justru kesulitan mendapatkan Pertalite. Mereka melayani para mafia, bukan warga kecil seperti kami,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Selain persoalan harga dan pelayanan, warga juga mempertanyakan ukuran atau takaran (tera) saat pengisian BBM. 

Mereka menduga takaran Pertalite yang diterima konsumen tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya.

Keluhan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai mekanisme penyaluran Pertalite bersubsidi, termasuk apakah BBM subsidi telah diberikan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Istilah “mafia” yang disampaikan warga dalam keluhannya merupakan tudingan dari sumber masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Demikian pula dugaan mengenai ketidaksesuaian takaran perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengujian tera oleh instansi berwenang.

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk instansi pengawas dan aparat berwenang, dapat melakukan pemeriksaan terhadap proses penyaluran Pertalite di SPBU 66.787.002 Semitau.

Pemeriksaan diharapkan mencakup harga jual, mekanisme penyaluran BBM subsidi, antrean konsumen, pencatatan transaksi, serta kesesuaian alat ukur atau tera yang digunakan dalam pengisian BBM.

Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian, masyarakat meminta agar dilakukan tindakan sesuai ketentuan. Sebaliknya, apabila seluruh proses penyaluran telah sesuai aturan, masyarakat juga berharap pihak SPBU memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPBU 66.787.002 Semitau belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut. 

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak manajemen SPBU maupun pihak terkait lainnya.

Catatan Redaksi: Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih berupa informasi dan keluhan masyarakat yang memerlukan verifikasi lebih lanjut. Redaksi tidak menyimpulkan telah terjadi pelanggaran sebelum adanya hasil pemeriksaan atau keterangan resmi dari pihak berwenang.

Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *