Kab. Pelalawan,PWMEDIATV.COM
Camat Bandar Sei Kijang sudah menduduki posisi jabatan camat hampir satu periode, bahkan di setiap kegiatan sudah menandatangani setiap mata anggaran yang di ajukan oleh kasi pemerintahan dan kasubag umum serta bendahara keuangan dalam setiap laporan perintah membayar di kecamatan untuk kegiatan rutin.
Dari temuan investigasi dan data yang di peroleh Aliansi Masyarakat Basmi Korupsi (AMBK) Riau menemukan dua tahun mata anggaran di Kecamatan Bandar Sei Kijang yang pengguna anggaran adalah Camat, berpotensi dugaan Markup dan SPj fiktif ujar Darlin Pasaribu,SH kepada wartawan (24/06/26).
Kami tidak bisa menguraikan keseluruhan belanja Camat Bandar Sei Kijang tahun 2024, sebab uraian mata anggarannya terlalu banyak, maka belanja tahun 2025. Berkas yang kita miliki berupa DPA, APBD LKPj dan Dokumentasi laporan ucap Darlin Pasaribu namun sajikan 2025 yaitu;
1.Belanja barang cetakan dan perlengkapan kantor Rp.53.214.320.
2.Biaya fasilitas tamu Rp.12.360.000.
3.Belanja penyediaan barang cetakan dan penggandaan Rp.15.841.520.
4.Biaya Penyelenggaraan rapat koordinasi dan konsultasi SKPD Rp.84.610.000.
5.Belanja Penyediaan peralatan rumah tangga Rp.8.123.000.
6.Biaya pemeliharaan peralatan dan mesin lainnya Rp.7.190.000.
7.Biaya pengadaan sarana dan prasarana gedung kantor atau bangunan lainnya Rp.197.081.000.
8.Belanja pembangunan sarana dan prasarana kelurahan Rp.32.866.000.
Sambaung Darlin Pasaribu, dengan bukti permulaan ini kita akan laporkan nanti kepada Kejaksaan Negeri Pelalawan, agar melakukan penyelidikan dan penyidikan dugaan Tipidkornya, dan kumpulan bahan keterangan (Pulbaket) bahwa kita juga di atur berdasarkan PP RI No 43 Tahun 2018 Tentang Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan Tindak Pidana KKN dan Pemberian Penghargaan Kepada Masyarakat tagasnya.
Sementara Camat Bandara Sei Kijang saat di konfirmasi via WhatsApp 081378326xxx mengatakan OOO belanja itu iya, sebagian iya sudah diperiksa oleh inspektorat BPK sudah memeriksa Alhamdulillah tahun 2025 sudah selesai sedikit ada anggaran kita itu, memang semua itu betul ada juga yang tunda bayar 2023 bayarnya 2025 sudah realisasi semua ucapan Yasir Budi kepada wartawan.
Tim/Red