Pekanbaru,PWMEDIATV.COM
Pekerjaan rehabilitasi jalan rambutan Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru tahun anggaran 2026
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruangan Kota Pekanbaru. Dengan Nomor Kontrak: 04/Kont/PPK-BM/DPUPR/V/2026 tanggal kontrak 18 Mei 2026
Nilai Kontrak: Rp.3.308.760.547. Sumber dana APBD Pekanbaru masa Pelaksanaan 71 Hari Kalender Mutu Pemeliharaan 180 Hari Kalender kalender Kontraktor Pelaksana : PT. Riau Mas Bersaudara Konsultan Pengawas : CV. Fajar Bahari. Proyek ini Terlaksana Atas Partisipasi dan Pajak Yang Anda Bayarkan “Kami Peduli Mutu”
Dari slogan plank yang berukuran 1×1 spanduk seharga Rp.100.000. dengan nilai proyek Rp.3 Milyar lebih tahun anggaran 2026 sangat di sayangkan kontraktor PT. Riau Mas Bersaudara hanya tipu muslihat.
Dari hasil investigasi dan penelusuran di lapangan oleh awak media pada tanggal 03 Juni 2026 tepatnya hari Rabu pukul 07.57 Wib terlihat pada pekerjaan pengaspalan rekanan PT. Riau Mas Bersaudara saat mengaspal memakai aspal curah yang di yang di siram di atas sirtu lapis pertama, tanpa menggunakan aspal hotmix jenis AC-WC. Dan terkesan kurang memegang padatan permukaan lapis jalan.
Dan kemudian terdapat penggalian atau pembersihan Phatcing atau tambal sulam lobang jalan, tidak di bersihkan dengan kompresor udara (blower) dan tidak di siram agregat (batu pecah) lalu tidak di padatkan dengan dengan Samper pdengan.
Kondisi yang terlihat pada jalan rambutan saat Pengaspalan saat ini amburadul dan kasar, sementara plank spanduk berukuran 1×1 menerakan “kami peduli mutu” mutu yang tidak di pakai oleh rekanan PT Riau Mas Bersaudara penyemprotan perekat (tack Coat / prime Coat) semprotan aspal cair atau emulsi tipis -tipis pada dinding dan dasar lobang untuk bagian lem perekat aspal.
Terdapat rekanan tidak menggunakan pembersihan (clearing), kemudian lapis pondasi atas seyogianya harus memakai base course menambahkan lapisan batu pecah dengan gradesi tertentu untuk mengunci ikatan material. Dan harus disiram dengan air secukupnya sebelum Pengaspalan dan di padatkan menggunakan alat berat vibratory roller (vibro). Namun hal ini tidak digunakan oleh kontraktor.
Kuat dugaan PT. Riau Mas Bersaudara menggunakan aspal cair penetrasi (pen 80/100) lebih lunak, jenis Spesifikasi aspal curahnya tidak cocok di hawa udara hangat mudah pecah dan lentur.
Hal ini kata Dasmer Putra Sianturi kepada wartawan (08/06/26) ini bentuk kecurangan manipulasi dan Markup material, yang kecil mulai memenet plank pengumuman berukuran 1×1 dari spanduk, lalu kemudian dari material yang di pakai jenis aspal yang standar dan mudah lentur, Phatcing tanpa mengikuti Spesifikasi RAB, di sini kontraktor PT Riau Mas Bersaudara sangat meraup keuntungan lumayan Fantastik dari pekerjaan rehabilitasi jalan bebernya.
Kita Dari Front Aliansi Rakyat Anti Korupsi (FARAK) mendesak Kejaksaan Negeri Pekanbaru agar segera turun kelapangan untuk audit sampel pekerjaan untuk mencegah tindak pidana Korupsi material, sebelum bagian keuangan membayarkan kepada rekan.
Dan kita (FARAK) juga mendesak Walikota Pekanbaru Bapak Agung Nugroho evaluasi atau segera copot Kadis PUPR Edwar Riansyah. Apalagi seorang pejabat tidak mencontohkan sopan santun saat kawan-kawan wartawan mengkonfirmasi terkait pekerjaan publik yang bersumber dari pajak rakyat ucapnya.
Sampaikan berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari Kadis PUPR Kota Pekanbaru.
Tim/Redt